RANCANGAN PENINGKATAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL DI DIVISI KREDIT PADA KEGIATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN SEPEDA MOTOR PT XYZ

Tineke Tineke

Abstract


Terbatasnya sumber dana formal yang mampu mengatasi kebutuhan kredit masyarakat lapisan bawah yang berpenghasilan rendah merupakan alasan pendorong berkembangnya perusahaan pembiayaan konsumen. Melalui sistem pembiayaan konsumen, masyarakat lapisan bawah berpenghasilan rendah dapat memenuhi kebutuhan hidup layak yang sesuai dengan tingkat kemampuannya. Sepeda motor adalah salah satu kontribusi pertumbuhan perusahaan pembiayaan konsumen tersebut. Kemudahan dalam memperoleh pembiayaan untuk pembelian sepeda motor secara kredit menjadi salah satu penyebab peningkatan penjualan sepeda motor di Indonesia yang dapat menimbulkan potensi risiko bagi perusahaan pembiayaan, tidak terkecuali dengan PT XYZ. Dalam kurun waktu 2010 sampai tahun 2011 PT XYZ mengalami penurunan kualitas kesehatan khususnya dari sisi pembiayaan dimana terjadi peningkatan Non Performing Loan (NPL) dari tahun ke tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menganalisa, merumuskan dan menyusun rencana implementasi peningkatan efektivitas manajemen risiko operasional di divisi kredit PT XYZ. Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan mengacu pada ISO 31000 tahun 2009. Berdasarkan hasil analisa manajemen risiko operasional divisi kredit PT XYZ yang teridentifikasi dari penelitian ini memiliki 8 risiko, yang paling tinggi dari dampak dan kemungkinan yang terjadi ada 2 risiko, yaitu : turnover Direksi dan key employee dalam Divisi Kredit serta keterlambatan dalam penarikan data yang diperlukan untuk laporan reguler setiap bulan.

Keywords


Operational Risk Management; Credit Division; ISO 31000

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.34149/jmbr.v11i1.58

JMBR Editorial Office: PPM School of Management, Jl. Menteng Raya 9-19 Jakarta 10340 Phone: 021-2300313 ext 2354

View My Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.