RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN BISNIS PT. SATYA ABADI VISIMED PERIODE 2014-2016 DENGAN MENERAPKAN MODEL BISNIS KANVAS

Temmy Setiawan, Rizal Zulkarnain, Setiadi Djohar

Abstract


Distribusi dan pemasaran alat-alat kesehatan saat ini merupakan bidang bisnis yang diperkirakan dapat terus berkembang seiring pertumbuhan kebutuhan pasar baru dan pengembangan pasar yang telah ada. Peluang ini dimanfaatkan oleh Graha Farma dengan mendirikan anak perusahaan, PT Satya Abadi Visimed (PT. SAV) yang memiliki aktifitas utama sebagai agen, pemasaran, importir, instalatir dan layanan purna jual peralatan kesehatan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perusahaan induk.. Persaingan yang sangat ketat serta ketergantungan yang sangat besar terhadap produsen alat kesehatan (prinsipal) dan para sumber daya kunci pemasaran menjadi permasalahan umum yang dapat menjadi ancaman bagi PT. SAV dalam mencapai target yang telah ditetapkan untuk menjaga pertumbuhan dan kelangsungan usahanya. Dengan menggunakan kanvas model bisnis Osterwalder dan Pigneur (2010), penulis berusaha untuk mengembangkan model bisnis PT. SAV dengan melakukan perubahan atau modifikasi pada setiap komponennya. Dari hasil pengembangan model bisnis tersebut ditemukan target pelanggan yang paling tepat untuk dilayani, beberapa nilai penawaran baru yang dapat diciptakan, aktifitas kunci dan saluranyang harus dijalankan dan pengembangan sumber daya untuk menangkap peluang atau mengatasi ancaman agar dapat meningkatkan pendapatan sekaligus melakukan kontrol terhadap biaya. Sehingga diharapkan PT. SAV akan unggul dalam persaingan dan dapat menunjukkan kinerja terbaik untuk menghasilkan keuntungan yang terus meningkat.

Keywords


BMC; Rencana Strategis Usaha; Pemasaran Alat Kesehatan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.34149/jmbr.v12i1.48

JMBR Editorial Office: PPM School of Management, Jl. Menteng Raya 9-19 Jakarta 10340 Phone: 021-2300313 ext 2354

View My Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.